Digitalisasi memudahkan kita terhubung tanpa batasan jarak. Begitu pun ketika harus terhubung dengan teman tuli di tempat yang berbeda namun tidak sempat saling jumpa. Keterlibatan juru bahasa isyarat online sangat diperlukan di sini agar teman lisan dan teman tuli tetap bisa saling berkomunikasi dengan lancar.
Contents
- 1 Manfaat Menggunakan Juru Bahasa Isyarat Online
- 2 Masa Depan Karier Juru Bahasa Isyarat
- 3 Kesimpulan
- 4 FAQ: Juru Bahasa Isyarat Online
- 4.1 Apa itu juru bahasa isyarat online?
- 4.2 Kapan sebaiknya menggunakan JBI online dibanding offline?
- 4.3 Berapa perkiraan biaya menggunakan jasa JBI online?
- 4.4 Apakah JBI online wajib memiliki sertifikasi?
- 4.5 Seberapa besar peluang karier sebagai JBI di Indonesia?
- 4.6 Bagaimana cara memulai karier sebagai juru bahasa isyarat?
Manfaat Menggunakan Juru Bahasa Isyarat Online
Dibanding mendatangkan JBI secara langsung, memilih layanan online punya sejumlah keunggulan tersendiri. Berikut beberapa manfaat yang perlu diketahui.
Menghemat Biaya
Menggunakan juru bahasa isyarat online adalah pilihan tepat jika ingin menghemat anggaran namun tujuan tetap tercapai dengan baik. Sebagian juru bahasa isyarat bekerja paruh waktu, artinya setiap mendatangkan mereka ada sejumlah biaya yang perlu disiapkan sebagai kompensasi. Tidak cuma jasanya menerjemahkan bahasa saja, tetapi juga biaya transportasi, makan, dan akomodasi bila harus menetap beberapa hari. Lain cerita untuk juru bahasa isyarat online. Biayanya bisa setengah dari layanan offline.
Cocok untuk Kebutuhan Jangka Pendek
Untuk acara berdurasi singkat, misalnya kurang dari 8 jam, lebih praktis menggunakan jasa juru bahasa isyarat online dibandingkan offline. Dari segi perjanjian kerja pun tidak rumit ketimbang mempekerjakan juru bahasa isyarat offline yang umumnya bekerja penuh waktu. Beberapa contoh kegiatan yang cocok menggunakan layanan ini adalah interview calon pekerja dan seminar online.
Faktor Risiko Lebih Kecil
Manfaat lain bila menggunakan juru bahasa isyarat online adalah mengurangi atau bahkan meniadakan beban pertanggungan risiko selama bertugas. Kejadian yang menimpa penerjemah saat bertugas secara online biasanya tidak menjadi tanggung jawab pengguna jasa, tergantung pada isi kontrak kerja.
Berbeda dengan juru bahasa isyarat offline. Dalam ikatan kerja offline, keamanan dan keselamatan mereka turut menjadi tanggungan pengguna jasa. Andai panggung acara roboh dan juru bahasa isyarat yang sedang bertugas mengalami cedera, penyelenggara harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Dapat Terhubung dengan Teman Tuli di Mana Saja
Kemajuan teknologi digital telah banyak menciptakan kebiasaan-kebiasaan baru dalam berkomunikasi. Jika dahulu pertemuan harus dilakukan secara tatap muka di satu tempat, kini melalui jalur online kita dapat berkomunikasi langsung dengan lawan bicara dari mana pun.
Sejalan dengan itu, kehadiran juru bahasa isyarat online menambah kemudahan ketika ingin berkomunikasi dengan teman-teman tuli di berbagai daerah. JBI akan menerjemahkan bahasa lisan ke dalam gerakan isyarat dan sebaliknya, seperti dalam percakapan offline, sehingga teman lisan dan teman tuli tetap bisa berkomunikasi dengan lancar walau tidak bertatap muka langsung.
Masa Depan Karier Juru Bahasa Isyarat
Sejak dunia mulai memberi perhatian lebih kepada penyandang disabilitas, berbagai kebutuhan mereka kini mulai diperhatikan secara serius, termasuk kebutuhan akan akses komunikasi bagi pengguna bahasa isyarat.
Jauh sebelum sekarang, ruang berkomunikasi teman tuli sangat terbatas. Tidak banyak orang yang mengerti bahasa isyarat selain komunitas teman tuli itu sendiri, sehingga lingkungan sosial mereka sebagian besar hanya orang-orang dengan keterbatasan yang sama. Sempitnya ruang komunikasi ini membuat para pengguna bahasa isyarat kesulitan memperluas pengalaman dan jaringan sosial mereka.
Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah mulai mengikutsertakan juru bahasa isyarat dalam banyak acara agar teman tuli bisa ikut terlibat dan tidak tertinggal informasi. Dari sini pula profesi juru bahasa isyarat mulai diperhitungkan keberadaannya. Lantas, mengapa profesi ini diprediksi semakin menjanjikan ke depannya?
Jumlah JBI Masih Sangat Terbatas
Jumlah juru bahasa isyarat di Indonesia masih sangat terbatas dan belum sebanding dengan kebutuhan yang terus meningkat. Data dari Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat (PLJ) pada tahun 2016 mencatat hanya terdapat 34 JBI di seluruh Indonesia, sementara jumlah penyandang tuli dan hard of hearing (HoH) mencapai lebih dari 450.000 jiwa. Karena kelangkaan tersebut, persaingan kerja sesama profesi JBI terbilang masih sangat longgar, memungkinkan mereka mengajukan penawaran yang cukup tinggi atas jasanya.
Tidak Membutuhkan Pendidikan Tinggi
Menariknya, profesi juru bahasa isyarat dapat digeluti oleh siapa saja tanpa memandang usia dan latar belakang pendidikan formal. Untuk menjadi JBI di Indonesia seseorang hanya perlu menguasai keterampilan bahasa isyarat yang bisa dipelajari secara non formal, misalnya dengan bergaul bersama komunitas tuli atau mengikuti kelas online. Meskipun begitu, sertifikasi dan pelatihan khusus tetap dibutuhkan untuk memastikan kualitas layanan. Ini peluang besar buat siapa saja yang ingin berkarier bagus tanpa harus menempuh pendidikan tinggi terlebih dahulu.
Sistem Belajar Mudah dan Murah
Mempelajari bahasa isyarat relatif mudah, dengan penekanan pada praktik untuk membiasakan diri, meskipun pemahaman teori dasar juga penting. Banyak orang yang mahir berbahasa isyarat tanpa mengikuti kelas khusus sebelumnya. Mereka belajar secara autodidak dengan cara melihat bagaimana teman tuli berkomunikasi dalam komunitasnya. Cara belajar seperti ini tentu lebih menyenangkan, fleksibel, dan irit biaya. Untuk panduan belajar yang lebih terstruktur, simak artikel kami tentang cara cepat belajar bahasa isyarat untuk pemula.
Peluang Bertemu Tokoh Penting dan Bepergian ke Luar Negeri
Saat ini, banyak negara sudah berusaha agar semua orang, termasuk penyandang disabilitas, bisa ikut terlibat dalam berbagai kegiatan. Pada PEPARNAS XVII/2024 di Solo misalnya, terdapat 14 Juru Bahasa Isyarat yang bertugas, menunjukkan betapa nyata kesempatan bagi JBI untuk terlibat dalam acara bertaraf nasional maupun internasional. Dengan menguasai skill ini, seseorang punya kesempatan mengaktualisasikan diri sembari mengumpulkan pengalaman-pengalaman baru yang berkesan.
Perlu dicatat bahwa prospek karier JBI tidak berhenti di situ. Seiring meningkatnya program inklusi di berbagai sektor, kebutuhan akan tenaga JBI yang kompeten juga akan terus bertumbuh. Untuk gambaran lebih lengkap tentang peluang karier di bidang ini, baca panduan lengkap kami mengenai prospek karier juru bahasa isyarat di Indonesia.
| Perbandingan | JBI Online | JBI Offline |
|---|---|---|
| Biaya | Lebih hemat, tanpa biaya transportasi dan akomodasi | Lebih tinggi, termasuk biaya transportasi dan akomodasi |
| Durasi acara | Cocok untuk kegiatan singkat di bawah 8 jam | Lebih ideal untuk acara panjang atau multi-hari |
| Risiko pengguna jasa | Lebih kecil, tidak menanggung risiko K3 JBI | Lebih besar, keselamatan JBI menjadi tanggungan penyelenggara |
| Jangkauan | Bisa terhubung dari mana saja tanpa batas wilayah | Terbatas pada lokasi acara |
| Contoh kegiatan | Interview, seminar online, rapat virtual | Konferensi, persidangan, acara panggung |
Kesimpulan
Juru bahasa isyarat online bukan sekadar solusi praktis untuk situasi jarak jauh. Keberadaannya adalah bagian dari upaya yang lebih besar untuk memastikan teman tuli tidak tertinggal dari percakapan di ruang-ruang penting. Bagi siapa pun yang ingin berkontribusi sekaligus membangun karier yang bermakna, profesi JBI layak untuk dipertimbangkan.
FAQ: Juru Bahasa Isyarat Online
Apa itu juru bahasa isyarat online?
Juru bahasa isyarat online adalah JBI yang menjalankan tugasnya secara virtual melalui platform video call atau konferensi digital. Mereka bertugas menerjemahkan bahasa lisan ke bahasa isyarat dan sebaliknya secara real-time, memungkinkan teman tuli dan teman lisan berkomunikasi tanpa harus berada di tempat yang sama.
Kapan sebaiknya menggunakan JBI online dibanding offline?
JBI online lebih cocok untuk kegiatan berdurasi singkat seperti interview, seminar online, atau rapat virtual. Jika acaranya berlangsung lama, melibatkan banyak peserta di satu lokasi, atau membutuhkan kehadiran fisik JBI di panggung, layanan offline umumnya lebih tepat.
Berapa perkiraan biaya menggunakan jasa JBI online?
Biaya JBI online umumnya lebih terjangkau dibandingkan offline karena tidak ada biaya transportasi, makan, dan akomodasi yang perlu ditanggung. Besaran biayanya bervariasi tergantung durasi dan jenis acara, namun bisa mencapai setengah dari biaya layanan offline.
Apakah JBI online wajib memiliki sertifikasi?
Meski tidak ada ketentuan baku pendidikan formal untuk menjadi JBI di Indonesia, sertifikasi dan pelatihan khusus tetap sangat dianjurkan. Sertifikasi memastikan kualitas terjemahan yang dihasilkan dan menjadi bukti kompetensi yang diakui oleh pengguna jasa maupun komunitas tuli.
Seberapa besar peluang karier sebagai JBI di Indonesia?
Peluangnya masih sangat terbuka. Data PLJ tahun 2016 mencatat hanya ada 34 JBI di seluruh Indonesia, sementara jumlah penyandang tuli dan hard of hearing mencapai lebih dari 450.000 jiwa. Kesenjangan ini membuat persaingan antar JBI masih longgar, dan seiring meningkatnya program inklusi pemerintah, kebutuhan akan JBI diperkirakan akan terus bertumbuh.
Bagaimana cara memulai karier sebagai juru bahasa isyarat?
Langkah pertama adalah menguasai bahasa isyarat, baik melalui komunitas tuli, kelas online, maupun program kursus bersertifikat. Setelah itu, ikuti pelatihan dan sertifikasi untuk memastikan kualitas kemampuan. Untuk panduan awal belajar bahasa isyarat, simak artikel kami tentang cara cepat belajar bahasa isyarat dan informasi lengkap mengenai kursus BISINDO di Parakerja.
Artikel ini terakhir ditinjau dan diperbarui oleh Tim Parakerja pada 14 Mei 2026 untuk memastikan keakuratan informasi dan kesesuaian dengan perkembangan layanan juru bahasa isyarat terkini.
