Jangan salah, kini sudah cukup banyak orang yang ingin mulai belajar bahasa isyarat. Hanya saja mereka bingung ketika tidak tahu harus memulai dari mana. Cara paling mudah adalah mengenal kosakata yang sering digunakan setiap hari. Mempelajari kosakata BISINDO sehari-hari untuk lingkungan kantor menjadi langkah sederhana agar komunikasi dengan rekan kerja Tuli terasa lebih nyaman dan alami.

Katakanlah percakapan di kantor. Biasanya percakapan itu berlangsung singkat dan berulang. Ada sapaan pagi, ajakan ketika akan rapat, permintaan bantuan, juga ucapan terima kasih. Oleh karena itu, mempelajari kosakata BISINDO sehari-hari jauh lebih bermanfaat daripada langsung menghafal istilah yang jarang dipakai. Sedikit demi sedikit, kebiasaan ini akan membuat komunikasi terasa lebih mudah ke depannya.

Mengapa Kosakata Kantor Lebih Efektif Dipelajari Lebih Dulu

Alasannya sederhana, yaitu peluang praktik. Kosakata yang Anda pelajari pagi ini bisa langsung digunakan siang harinya ketika bertemu rekan kerja. Pengulangan alami seperti inilah yang membuat sebuah isyarat benar-benar melekat, bukan sekadar dihafal lalu terlupa.

Selain itu, kemampuan berkomunikasi meski hanya di tingkat dasar sangat berarti bagi rekan kerja Tuli. Hak atas komunikasi dan informasi yang setara juga dijamin dalam UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, dan penerapannya di tempat kerja dimulai dari hal-hal kecil seperti ini.

Daftar Kosakata BISINDO untuk Lingkungan Kantor

Sebagai contoh, beberapa kosakata yang sering muncul di lingkungan kerja antara lain “selamat pagi”, “rapat”, “kerja”, “kantor”, “komputer”, “email”, “telepon”, “dokumen”, dan “selesai”. Selain itu masih ada “tolong”, “terima kasih”, “maaf”, “ya”, “tidak”, “besok”, “hari ini”, “istirahat”, “pulang”, “atasan”, “rekan kerja”, bahkan “presentasi”.

Semua kosakata itu cukup sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari, sehingga menjadi bekal awal yang baik bagi siapa saja yang ingin membangun komunikasi yang lebih inklusif. Agar lebih mudah dipelajari, berikut pengelompokannya berdasarkan situasi penggunaan.

Kategori Kosakata Kapan Digunakan
Sapaan dan sopan santun Selamat pagi, selamat siang, terima kasih, maaf, permisi, sama-sama Membuka dan menutup percakapan setiap hari
Respons dasar Ya, tidak, paham, belum paham, tunggu, ulangi Memastikan pesan benar-benar tersampaikan
Aktivitas kerja Kerja, rapat, presentasi, tugas, selesai, kirim, tanda tangan Koordinasi tugas dan agenda harian
Benda dan tempat Kantor, komputer, email, telepon, dokumen, ruang rapat, toilet, kantin Menunjuk alat kerja atau mengarahkan lokasi
Waktu Hari ini, besok, kemarin, jam, istirahat, pulang, terlambat Menyepakati jadwal dan tenggat pekerjaan
Orang Atasan, rekan kerja, tim, tamu, saya, kamu Menyebut pihak yang terlibat dalam pembicaraan
Permintaan bantuan Tolong, bantu, boleh, butuh, penting Meminta atau menawarkan bantuan kepada rekan kerja

Perlu diingat, gerakan setiap kosakata sebaiknya dipelajari langsung dari tutor atau video peraga, karena BISINDO mengandalkan bentuk tangan, arah gerak, dan ekspresi wajah yang sulit digambarkan hanya melalui tulisan. Daftar di atas berfungsi sebagai peta belajar, bukan pengganti praktik.

Mencari Referensi BISINDO yang Lebih Lengkap

Selain mempelajari kosakata, banyak orang mulai mencari referensi bahasa isyarat BISINDO lengkap agar dapat memahami variasi gerakan yang digunakan dalam berbagai situasi.

Materi BISINDO yang lengkap umumnya mencakup kosakata sehari-hari, ungkapan umum, angka, waktu, serta istilah yang sering digunakan di lingkungan pendidikan maupun dunia kerja. Belajar secara bertahap biasanya lebih efektif daripada menghafal semuanya sekaligus. Perlu diingat pula bahwa BISINDO memiliki variasi antardaerah, sehingga wajar jika Anda menemukan gerakan yang sedikit berbeda antara satu wilayah dan wilayah lain.

Pentingnya Menguasai Abjad Jari

Ada kalanya seseorang belum mengetahui sebuah isyarat tertentu. Dalam kondisi seperti itu, kemampuan mengeja menggunakan abjad jari BISINDO sangat membantu.

Nama orang, nama perusahaan, atau istilah asing dapat disampaikan melalui ejaan tangan. Di lingkungan kantor, kemampuan ini terpakai hampir setiap hari, misalnya untuk mengeja nama klien, singkatan divisi, nama aplikasi kerja, atau istilah teknis yang belum memiliki isyarat baku. Karena itu, mempelajari abjad jari menjadi salah satu kemampuan dasar yang sebaiknya tidak dilewatkan ketika mulai belajar BISINDO.

Satu hal yang membedakan, BISINDO umumnya menggunakan dua tangan dalam banyak isyaratnya, termasuk pada sebagian abjadnya. Ini berbeda dengan sistem isyarat lain yang lebih banyak mengandalkan satu tangan, seperti diulas dalam artikel tentang perbedaan BISINDO dan SIBI.

Melatih Kosakata Bersama di Kantor

Ada hal menarik, belajar BISINDO tidak selalu harus dilakukan di kelas formal. Banyak komunitas mengadakan latihan bersama sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan kosakata yang dipelajari. Cara ini membuat proses belajar terasa lebih santai sekaligus membantu memahami bagaimana bahasa isyarat digunakan dalam percakapan nyata.

Di lingkungan kantor, beberapa kebiasaan sederhana berikut bisa Anda coba:

  • Tentukan kosakata mingguan. Pilih lima kata untuk dilatih bersama selama satu minggu, lalu ganti pada minggu berikutnya.
  • Tempel kartu kosakata di area bersama. Pantry, papan pengumuman, atau ruang rapat adalah tempat yang efektif karena sering dilewati.
  • Buka rapat dengan sapaan isyarat. Kebiasaan kecil ini membuat latihan terasa wajar, bukan seperti tugas tambahan.
  • Rekam gerakan sendiri. Dengan menonton ulang rekaman, Anda bisa memeriksa apakah posisi tangan dan ekspresi wajah sudah sesuai.
  • Minta koreksi dari rekan kerja Tuli. Jika ada, merekalah sumber belajar terbaik, sekaligus cara menunjukkan bahwa Anda sungguh-sungguh ingin berkomunikasi.

Untuk teknik belajar yang lebih menyeluruh, mulai dari urutan penguasaan hingga cara berlatih yang efektif, panduannya dibahas tersendiri dalam ulasan tentang lima cara efektif menguasai BISINDO dari dasar. Sementara untuk sisi etika berkomunikasinya, Anda dapat menyimak pembahasan mengenai komunikasi internal inklusif di tempat kerja.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Kosakata BISINDO apa yang sebaiknya dipelajari lebih dulu?

Mulailah dari sapaan, ucapan terima kasih, serta respons dasar seperti ya, tidak, dan belum paham. Setelah itu lanjutkan ke kosakata aktivitas kerja, benda kantor, dan keterangan waktu yang paling sering muncul dalam percakapan harian.

Apa bahasa isyarat untuk kata “hari”?

Isyarat untuk kata “hari” beserta turunannya seperti “hari ini”, “besok”, dan “kemarin” termasuk kosakata waktu yang paling sering dipakai di kantor. Karena gerakannya melibatkan arah dan posisi tangan yang spesifik, sebaiknya dipelajari langsung dari tutor atau video peraga agar tidak keliru.

Bagaimana bahasa isyarat untuk “terima kasih”?

“Terima kasih” adalah salah satu isyarat pertama yang biasanya diajarkan karena sangat sering digunakan. Seperti kosakata lain, ketepatan gerakan dan ekspresi wajah sangat menentukan, sehingga paling baik dipelajari dengan peragaan langsung.

Apa beda BISINDO dan SIBI?

BISINDO tumbuh secara alami dari komunitas Tuli dan banyak menggunakan dua tangan, sedangkan SIBI disusun secara formal dengan mengikuti struktur bahasa Indonesia. Dalam percakapan sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja, BISINDO jauh lebih umum digunakan.

Apakah harus menghafal banyak kosakata sekaligus?

Tidak perlu. Justru lebih efektif menguasai beberapa kosakata dalam satu waktu, lalu mempraktikkannya berulang sampai terbiasa. Kemampuan mengeja dengan abjad jari akan menutupi kosakata yang belum Anda kuasai.

Kesimpulan

Semakin sering kosakata sederhana ini Anda gunakan, semakin mudah pula membangun komunikasi yang hangat dengan rekan kerja Tuli. Mulailah dari kelompok kosakata yang paling sering muncul di keseharian kantor, lalu lengkapi dengan kemampuan mengeja menggunakan abjad jari.

Langkah kecil seperti ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan saling menghargai. Tidak perlu menunggu mahir untuk mulai menyapa, karena justru dari sapaan pertama yang belum sempurna itulah komunikasi biasanya dimulai.


Artikel ini terakhir ditinjau dan diperbarui oleh Tim Parakerja pada 13 Agustus 2026 untuk memastikan keakuratan informasi dan relevansinya bagi pembelajaran BISINDO di lingkungan kerja.